Kamis, 04 Juni 2009

makalah anthelmintik

KATA PENGANTAR



Puji syukur saya panjatkan kehadirat tuhan yang maha esa, atas berkat dan bimbingnnya sehingga makalah ini dapat terselesaikan. Penyusunan makalah ini berdasarkan dari beberapa buku sumber.
Saya mennyadari bahwa masih ada kekurangan dalam penyusunan ini. Oleh karena itu, saya minta saran dan kritik yang bersifat membangun dengan harapan dengan kesempurnaannya.
Semoga ini memberikan manfaat bagi kita semua untuk lebih memahami dan menerapkan dalam kehidupan kita baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat dan kehidupan kita sehari-hari.





DAFTAR ISI




KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN

BAB I ISI

CACING TAMBANG
A. etiologi
B. menufestasi klinis
C. penota pelaksanaan
D. komposisi
E. obat untuk infestasi cacing
F. prognosis

BAB II OBAT MEBENDAZOI

A. indikasi
B. dosis


Daftar pustaka
PENDAHULUAN

ANTHELMINTIK obat yang membasmi atau membunuh cacing.
Infeksi oleh cacing merupakan penyakit rakyat. Gejalah penyakit cacing ialah terjadi gangguan lambung usus seperti mules, kejang-kejang , diare serta hilangnya nafsu makan.
Mencegah terjadinya adalah dengan mematuhi aturan kesehatan yaitu menjaga kebersihan dalam mengelolah makanan dan terutama pada anak-anak harus selalu mencuci tangan sebelum makan. Dapat pula karena luka lesi yaitu pada cacing tambang dan cacing benang.
Dalam parasitologi kedokteran pembagian rematuda menjadi nematuda usus yang hidup di rongga usus dan nematoda jaringan yang hidup di jaringan bagian alat tubuh gejalah ini disebabkan oleh larva cacing dewasa.
Obat yang diperlukan adalah pirantel pamoat, mebendasol, pipevasin sitrat, dan lavamisol.



CACING TAMBANG (Necator americancis )


A. etiologi
Penyakit ini disebabkan oleh cacing tambang yaitu necator americanus dan ancyvostama deledenale. Telur cacing ditemukan pada tinja dan akan menetas menjadi larva dalam 1-2 hari atau setelah 3 minggu. Kemudian berubah menjadi larva filariform yang dapat menembus kulit manusia, lalu masuk ke kapiler darah menuju jantung kanan kemudian ke paru-paru lalu ke bronkus masuk ke trakea, laring dan usus halus.


B. MANIFESTASI KLINIS
- Bila larva folariform menembus kulit maka terjadi groum itch pada kulit.
- Stadium dewasa
Gejalah tergantung pada spesies dan jumlah cacing serta keadaan gisi pasien. Kedua jenis cacing tambang dapat menyebabkan anemia hipokrom mikrositik. Tiap cacing menyebabkan kehilangan darah 0,0005-0,100ml sehari (N. americanus ). 0.08-0,34ml sehari ( A duodenale ). Keadaan tidak menyebabkan kematian tetapi dapat menurunkan daya tahan tubuh dan prestasi kerja.


C. PENATA LAKSANAAN
- umum
Pemberian nutrisi yang baik dan suplementasi prepart di perlukan bagi pasien dengan gejalah klinis berat.
- Athelmintik


D. KOMPOSISI
- Dermafitis pada kulit
- anemia berat yang menyebabkan gangguan pertumbuhan, perkembangan dan payah jantung.


5. OBAT UNTUK INFESTASI CACING

JENIS INFEKSI OBAT DOSIS
Askaris






Cacimg tambang




Filaria Piranty Damoat
Mebundazol
Diperazin sitrat


Lavamizol

Mebudazol
Piranta pamoat



Dietilkarbamazin Dosis tunggal 10 mg/kg BB basa dua kali sehari 100 mg selama 3 hari.
Dewasa 3,5 g sebagai dosis tunggal selama dua hari.

50-15 mg dosis tunggal

2 kali sehari selama 3 hari
Untuk A duodenale dosis tunggal
Pirantel basa 10 mg /kg BB (maksimal 1g) selama tiga hari

Untuk anak-anak kecil dosis oral 3x0,5 mg/kg BB (maksimal 50 mg/hari)
Selama 3 hari 3x2 mg/kg BB (maksimal 100 mg/hari selama 3 hari dan 3x2 mg/kg BB (maksimal 150 mg/hari selama 2-3 minggu.



I. PROGNOSIS
Selama tidak terjadi obstruksi oleh cacing dewasa yang bermigrasi, prognosis baik pengobatan dapat memberikan kesembuhan 88-99%.



BAB II OBAT MEBENDAZOL
A. INDIKASI
Mengumpulkan dan mengeluarkan berbagai jenis cacing dari usus enterobius ( cacing kremi ) askariasis ( cacing gelang ) frichuriasis ( cacing cambuk ) dan infeksi necator americant dan ancylostoma duodendle ( cacing tambang )

B. DOSIS
Oral :
Untuk mencegah enterobiasis dewasa 100mg dosis tunggal bila belum sembuh dalam 3 minggu pengobatan di ulangi. Tablet boleh di kunyah, di telan dan di campur dengan makanan.
- Anak ( < 2 tahun ) sama seperti dewasa
- Untuk cacing gelang 2 tablet 100mg dosis tunggal
- Untuk friehetriasis dan cacing tambang dewasa 100mg 2 kali sehari( pagi dan malam ) selama 3 hari berturut-turut, bila belum sembuh dalam 2 minggu pengobatan diulangi. Anak sama seperti dewasa cara pemberian dan penyesuaian dosis tidak diperlukan.


DAFTAR PUSTAKA



- Kapita selekta kedokteran edisi ke 3 jilid I
- DOI edisi 10
- Penggolongan obat oleh prof, drs Anief APF fakultas farmasi universitas gadjah mada
- Parasitologi kedokteran edisi ke 3

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar